Cerutu Jember Ternyata Terkenal Sampai Luar Negeri
- account_circle Ahmad Rizal
- calendar_month Senin, 22 Jun 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cerutu Jember Ternyata Terkenal Sampai Luar Negeri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Siapa sangka, di balik julukan Jember sebagai kota tembakau, tersimpan fakta menarik bahwa cerutu dari daerah ini telah mendunia. Tembakau khas Jember yang dikenal dengan nama Na Oogst (BNO) memiliki kualitas istimewa yang menjadikannya bahan baku utama untuk pembalut (dekblad), pengikat (binder), maupun pengisi (filler) cerutu berkualitas tinggi.
Sejarah panjang industri cerutu di Jember tidak terlepas dari pengaruh Belanda yang membawa tradisi cerutu ke Nusantara. Meskipun tidak diketahui secara pasti pabrik cerutu pertama di Hindia Belanda, salah satu yang tertua dan masih bertahan hingga kini adalah Industri Bobbin PTPN X yang terletak di Desa Jelbuk, Jember. Menurut Koentjoro, konsultan sekaligus pengelola Bobbin PTPN X, usia tembakau di daerah ini hampir mencapai dua abad.
Sejak masa lampau, tembakau Jember telah rutin diekspor ke Bremen, Jerman. Bahkan, kualitasnya disebut tidak kalah dengan cerutu dari Kuba maupun Amerika. Seiring berjalannya waktu, perkebunan tembakau yang awalnya dikelola oleh Pemerintah Hindia Belanda kemudian dinasionalisasikan setelah pendudukan Jepang. Meskipun sempat terjadi konflik pertanahan antara petani dan PT Perkebunan (PTP) XXVII, masalah tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan petani memperoleh hak milik atas lahan tersebut. Pada tahun 1996, PTP XXVII, XIX, XXI, dan XXII melebur menjadi PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X), yang hingga kini menjadi satu-satunya BUMN yang mengelola tembakau di Jember.
Masyarakat Jember telah lama menjadikan tembakau sebagai komoditas andalan. Bahkan, daun tembakau diabadikan sebagai salah satu gambar yang menghiasi lambang daerah Kabupaten Jember. Tidak heran jika Jember dikenal sebagai “kota tembakau” dan salah satu penghasil tembakau terbaik di dunia. Popularitasnya tidak hanya di pasar nasional, tetapi juga telah menembus berbagai negara Eropa, termasuk Bremen.
Penggemar cerutu atau aficionado tentu tahu bahwa cerutu dari Kuba, Amerika, Swiss, dan Jerman memiliki kelas tersendiri. Namun, tahukah Anda bahwa Kabupaten Jember melalui tembakau Besuki menjadi salah satu pemasok cerutu kelas dunia tersebut? Tembakau Besuki ini dimanfaatkan sebagai pembalut, pengikat, dan pengisi yang memberikan aroma khas pada cerutu berkualitas.
Untuk menghadapi persaingan pasar global, PTPN X tidak hanya memasarkan tembakau secara langsung, tetapi juga mengembangkannya melalui unit Industri Bobbin dan Koperasi Karyawan Kartanegara. Keberadaan industri Bobbin memberikan dampak besar bagi masyarakat sekitar, seperti menyerap tenaga kerja, membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan kesejahteraan, serta menjadi contoh keberhasilan kerja sama dengan pihak asing. Pada tahun 2003 saja, industri ini telah memproduksi sebanyak 700 juta potong dengan melibatkan 931 tenaga kerja, yang mayoritas adalah perempuan.
Koperasi Karyawan Kartanegara PTPN X turut memproduksi dan memasarkan tembakau Na Oogst maupun TBN/FIN yang dikemas menjadi cerutu berkualitas. Proses pembuatannya pun masih dilakukan secara manual atau hand made.
Lebih menarik lagi, mungkin banyak orang awam yang belum mengetahui bahwa Jember adalah penghasil cerutu terbaik nomor satu di Indonesia dan nomor dua terbaik di seluruh dunia, setelah Kuba. Fakta ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Cerutu Jember dikelola oleh PTPN X dan diolah langsung oleh tangan-tangan terampil warga Jember.
Ada tiga jenis cerutu yang diproduksi di Jember, yaitu cerutu berbatang pendek (small cigar), sedang (soft filler), dan panjang (long filler). Produk-produk ini telah mengisi pasar dalam negeri maupun mancanegara. Beberapa merek cerutu Indonesia buatan Jember yang cukup dikenal antara lain Bali Djanger, Bali Legong, serta Cadenza Long Premium. Menariknya, meskipun telah diekspor ke berbagai negara asing, cerutu Jember kerap dikira berasal dari Bali oleh konsumen di luar negeri.
Sumber: https://web.archive.org/web/20220602124730/http://ptpn10.co.id/blog/cerutu-jember-ternyata-terkenal-sampai-luar-negeri
Penulis Ahmad Rizal
Ahmad Rizal adalah seorang pengusaha dan pakar industri transportasi darat asal Jawa Timur. Beliau merupakan pendiri sekaligus Direktur Utama dari PT Raratrans Energi Persada, perusahaan yang menaungi Rara Travel & Tour—salah satu penyedia layanan transportasi premium terkemuka yang menghubungkan jalur strategis di Indonesia.

Saat ini belum ada komentar